Sambut Ramadan, Majelis Taklim Al-Hidayah Jelakrejo Tutup Sementara dengan Pesan Adab dan Kewajiban Qadha Puasa

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 0
  • Dibaca 10 Kali
Penuh kekhusyuan dan syarat makna warga ikuti kajian

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Majelis Taklim Al-Hidayah Jelakrejo, Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, menggelar penutupan sementara pengajian rutin pada Kamis malam Jumat (05/02). Kegiatan yang diasuh oleh Ustadz M. Ainul Yaqin, Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul ini, memfokuskan pembahasan pada etika bermajelis serta pengingat hutang puasa bagi jamaah.

Dalam kajian tersebut, Ustadz Ainul Yaqin mengupas kitab Risalatul Mu’awanah karya Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad, khususnya mengenai adab duduk dalam majelis ilmu. Beliau menekankan pentingnya menjaga aurat, menghadap kiblat dengan khusyuk, serta meminimalisir gerakan yang tidak perlu.

"Adab adalah cermin hati. Saat berada di majelis, hindarilah terlalu banyak tertawa karena dapat mematikan hati. Jika ingin menguap, tutuplah mulut dengan tangan kiri, dan sebisa mungkin ubahlah tawa menjadi senyuman yang menyejukkan," terang Ustadz Ainul di hadapan jamaah yang memadati Musholla Al-Hidayah.

Sebagai penutup sesi, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa mengamalkan doa kafaratul majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

(Maha suci Engkau ya Allah, aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu).

Selain persoalan adab, Ustadz Ainul memberikan peringatan penting terkait persiapan Ramadan. Merujuk pada penjelasan Syekh Zakaria al-Anshari dalam kitab Al-Ghurarul Bahiyyah, beliau mengingatkan jamaah untuk segera meng-qadha (mengganti) hutang puasa tahun lalu.

"Jika seseorang sengaja menunda qadha puasa hingga bertemu Ramadan berikutnya padahal ia mampu, maka ia terkena kewajiban tambahan berupa fidyah sebesar satu mud atau sekitar 7 ons beras untuk setiap hari yang ditinggalkan," tegasnya.

Penutupan sementara ini merupakan agenda rutin guna memberikan ruang bagi jamaah untuk fokus menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Pengajian direncanakan akan dibuka kembali setelah hari raya Idul Fitri mendatang.(AIN)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *