Menuju Kepengurusan Baru, FKPPS & Kemenag Kota Pasuruan Dorong Penguatan Manajemen dan Program Keagamaan

  • PD_PONTREN
  • Disukai 0
  • Dibaca 46 Kali

Dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus penguatan koordinasi antarlembaga, Forum Komunikasi Pondok Pesantren Salafiyah (FKPPS) Kota Pasuruan menggelar rapat koordinasi (Rakor) pada Selasa (28/4). Pertemuan yang berlangsung di Ruang PD Pontren tersebut difokuskan pada agenda utama pembentukan susunan kepengurusan baru untuk periode mendatang.

Rakor ini dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah pondok pesantren salafiyah di Kota Pasuruan, di antaranya PP. Salafiyah, PP. Roudotus Salamah, PP. Tarbiyatus Salafiyah, PP. Riyadul Jannah, PP. Nurul Islam, PP. Sabilut Thoyib, serta PP. Ta’limil Qur’an.

Ketua FKPPS demisioner, Ust. Imam Sibaweh, S.Pd.I., menyampaikan bahwa reorganisasi kepengurusan merupakan langkah penting untuk memperkuat marwah pesantren salafiyah di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

“Forum ini bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan jembatan aspirasi agar pesantren salafiyah di Kota Pasuruan dapat saling mendukung dan berkembang bersama. Kepengurusan baru nantinya diharapkan mampu fokus pada penguatan manajemen internal serta memperluas kolaborasi eksternal,” ungkapnya di sela-sela rapat.

Senada dengan hal tersebut, Kasi PD Pontren Kemenag Kota Pasuruan, Anisa Januariyah, S.Ag., M.M., menyambut positif langkah strategis yang dilakukan FKPPS. Ia menekankan pentingnya wadah komunikasi yang solid bagi pondok pesantren agar tetap produktif dan berkontribusi aktif bagi masyarakat.

“Kami sangat mendukung langkah proaktif ini. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan sinergi antara pemerintah dan pondok pesantren semakin kuat dalam menjalankan program-program pengembangan pendidikan keagamaan,” ujar Anisa Januariyah.

Pembentukan kepengurusan baru ini dinilai menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan peran FKPPS dalam mendampingi pondok pesantren menghadapi tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur tradisi salafiyah yang menjadi ciri khas pesantren.

Pertemuan diakhiri dengan penyusunan agenda kerja jangka pendek yang akan segera ditindaklanjuti oleh kepengurusan baru, guna memastikan keberlanjutan program-program keagamaan dan penguatan pendidikan pesantren di Kota Pasuruan. (HF)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *