BRUS di SMAN 3 Pasuruan: Penyuluh Kemenag Tekankan Implementasi Sholat dalam Membentuk Karakter Mulia

  • KUA_GADINGREJO
  • Disukai 0
  • Dibaca 9 Kali

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Pasuruan yang berlokasi di Jalan Simpang Tiga Slamet Riyadi, Kelurahan Sebani, Kota Pasuruan, menggelar kegiatan Penyuluhan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada Jumat (10/4). Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Kota Pasuruan sebagai narasumber.

Penyuluhan yang diikuti oleh siswa kelas X beserta guru pendamping tersebut berlangsung dengan antusias. Para peserta tampak aktif mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir.

Materi pertama disampaikan oleh Ustadz Akhmad Rifai, S.Pd.I., Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Gadingrejo. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya shalat sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter mulia pada diri seorang pelajar. Ia menjelaskan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga sarana komunikasi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ustadz Akhmad Rifai juga mengingatkan bahwa meninggalkan shalat memiliki konsekuensi berat. Ia mengutip pesan dalam Surah Al-Ma’un tentang ancaman bagi orang-orang yang lalai dalam melaksanakan shalat, yakni ancaman neraka Wail bagi mereka yang mengabaikannya dengan sengaja.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ustadzah Syafiah, S.Pd.I., Penyuluh Agama Islam dari KUA Gadingrejo. Ia membahas fiqih shalat (fiqhusshalat), khususnya terkait persoalan sehari-hari yang sering dihadapi siswa dalam pelaksanaan shalat. Materi ini disampaikan secara ringan dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh peserta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman, terutama mengenai pelaksanaan shalat saat bepergian maupun dalam kondisi sakit. Suasana semakin menarik ketika Ustadzah Syafiah menyelipkan beberapa kuis pertanyaan yang membuat peserta semakin aktif dan bersemangat.

Perwakilan guru pendamping, Faridah, M.Pd., menyampaikan harapan agar kegiatan BRUS dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan konsisten. Ia menilai program tersebut sangat bermanfaat dalam menambah wawasan keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan karakter religius siswa.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemanfaatan ilmu yang telah disampaikan. Doa juga dipanjatkan agar seluruh siswa SMAN 3 Pasuruan dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah serta mampu mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *